Keamanan Siber Indonesia di 2022, Masifnya Serangan Siber hingga Kelahiran UU PDP
Posted by : Admin , Jan 06, 2023
Aksi serangan siber dan kecocoran data banyak terjadi di Indonesia sepanjang 2022. Salah satu aksi paling menarik perhatian publik adalah Bjorka. Kendati demikian, pakar keamanan siber Pratama Persadha menyebut tahun ini juga menjadi momentum perbaikan keamanan siber di Tanah Air. Alasannya, tahun ini UU PDP yang ditujukan untuk meningkatkan keamanan siber dan melindungi penyalahgunaan data pribadi resmi disahkan.Sebagai pengingat, Januari 2022 merupakan awal dari aksi peretasan dan kebocoran data yang terjadi di Indonesia. Ketika itu, ada lebih dari 130GB yang diklaim berasal dari Bank Indonesia telah dijual oleh pelaku kejahatan siber. Berikutnya, ada aksi yang dilancarkan oleh peretas Bjorka. Sosok ini mengklaim memiliki dan menjual data dari PeduliLindungi, MyPertamina, PLN, hingga data registrasi kartu SIM. Aksi yang dilayangkan Bjorka itu pun menimbulkan kegaduhan, karena dianggap sebagai tindakan agar UU PDP disahkan dan anggaran BSSN dinaikkan. Namun tuduhan tersebut dirasa berlebihan dan Bjorka sendiri dikenal sebagai pemain lama dalam jual beli data hasilkebocoran. Lebih lanjut disampaikan perhatian terhadap Bjorka juga secara tidak langsung membuat mata masyarakat tertuju padaUU PDP dan peningkatan keamanan siber. Padahal, isu ini sebelumnya dianggap tidak mendapat perhatian masyarakat, termasuk para
stakeholder Tanah Air.